Langsung ke konten utama

Sesungguhnya KITA BISA BERSATU

Momentum ini sungguh luar biasa, hari-hari bersejarah buat bangsa ini, khusunya buat warganya yg mayoritas muslim.

Begitu deras penolakan terhadap ahok si penista agama dari berbagai penjuru nusantara, dari kota hingga ke desa, dari daerah terpencil hingga terbuka umum..

Entah karena apa hati-hati itu tergerak melakukannya, padahal yg mengajak pertama buka Ustadz yg dekat dgn org kebanyakan, bukan habib yg mimpin organisasi org kebanyakan.

mulai dari 1410 lalu 411 dan in syaa Allah 212. Semua dihadiri oleh sebegitu banyak kaum muslimin dari berbagai tempat, dari yang jauuuuh hingga yang dekat. Dan yg luar biasa mereka hadir dengan biaya sendiri-sendiri.

Ya.... banyak yg bilang kalau Allah swt berkehendak menyatukan hati-hati ini dengan seluruh hati-hati kaum muslimin se Indonesia, mudah saja ternyata.

Perbedaan suku, bahasa, warna kulit, tak membuat mereka merasa risih dan sungkan, semua bersatu dalam niat dan tekad yg sama. ya.... banyak yg bilang Allah swt lah yg mempersatukan ini.

Sesungguhnya kita bisa bersatu, muslim bisa bersatu. Terlepas dari berbagai kepentingan ternyata kita bisa bersatu, melepas ego, berbaris dalam shaf-shaf yang rapi, yg dikomandoi oleh orang yang bisa jadi bukan ustadznya, bukan habibnya, bukan ketua organisasi massanya dan juga bukan ketua partainya. Tapi muslim tetap bisa bersatu

Ini momentum untuk kita bangkit ditengah keterpurkan dalam sisi ekonomi, sisi kehidupan sosial. kita muslim punya modal utk itu, m a y o r i t a s..

Kenapa nggak dalam satu komando besar kita merevolusi diri menjadi lebih baik lagi, menjadikan diri ini bersih aqidahnya, benar ibadahnya dan pintar fikirannya, sehingga kita muslim benar-benar bisa berperan dalam membangun dan menjaga NKRI ini

bila Allah swt berkendak mudah saja, Jangankan cuma ahok, para cukongnya, pemodal asengnya, para taipannya, bahkan presidennya kalau memang melindungi sipenista agama, akan lari tunggang langgang meninggalkan arena karena nggak akan sanggup menandingi kekuatan persatuan kaum muslim yg digerakan hatinya oleh Allah swt.

Masya Allah... kalau Allah berkehendak mudah saja.

Yuk Ngopi Pagi
#srupuuuut

Abu Kayis Abdussalam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alhamdulillah, Habib Rizieq Shihab Resmi Pulang

Rabu, 4 November 2020 Jakarta - Alhamdulillah wa syukurillah, hari yang sudah lama ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, Imam Besar Habib Rizieq Shihab kembali ke tanah air dan kembali bersama-sama umat tepat di Hari Pahlawan, Selasa 10 November 2020. Habib Rizieq sudah tidak memiliki permasalahan apapun di Arab Saudi. Dokumen kepulangan beliau telah lengkap dan tak menunggu lama beliau pun langsung bersiap pulang ke Indonesia tanah air tercinta.  Dan baru saja diumumkan melalui siaran langsung di channel youtube Front TV, hari Rabu (4/11/2020) pukul 07.15 WIB, bahwa Imam Besar Habib Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia pada hari Senin, 9 November 2020 jam 19.30 waktu Saudi akan terbang ke Indonesia dengan pesawat Saudia dengan nomor penerbangan SV 816. Dan akan tiba di Jakarta hari Selasa, 10 November 2020 pukul 9 pagi di Bandara Soekarno-Hatta di Terminal 3. Habib Rizieq mengatakan setelah mendarat akan langsung pulang ke kediaman beliau di Petamburan. Dan pada hari...

Bersalawatlah Pada Kondisi Apapun

Peringatan Maulid Nabi Maulana Muhammad Saw 1441H kali ini ada yg beda, Habib Hamid bin Helmi Alkhirid dalam memberikan tausiah membawa anak asuhnya yg bernama Akbar. Akbar anak remaja yg punya kebutuhan khusus, dalam istilah kedokteran disebut down syndrome , keadaan dimana seseorang mempunyai kelainan genetik yang menyebabkan penderitanya memiliki tingkat kecerdasan yang rendah, dan kelainan fisik yang khas. Sebagian penderita dapat mengalami kelainan yang ringan, tetapi sebagian lainnya dapat mengalami gangguan yang berat. Akbar dengan ucapan nggak jelas terdengar melantunkan salawat-salawat dengan semangat. Kita yg mendengar hanya akan tahu kalau itu adalah bacaan salawat dikarenakan nada yg dibawakan tidak asing ditelinga para hadirin. Disela-sela lantunan salawatnya, Akbar memberikan suasana segar dengan tingkah lakunya. Setelah aksi dari Sang Akbar selesai, Habib Hamid memberikan penjelasan, bahwa beliau bukan ingin mempermainkan anak dengan kebutuhan khusus sepe...